Sabtu, 18 Januari 2014

Lee Min Ho vs Song Eun Seok

Fanfiction (FF) : Lee Min Ho VS Song Eun Seok
Genre : Romance,Conflic
Cast : - Song Eun Seok
          - Lee Min Ho
          - Kim Sang Bum
          - Kim Hyun Joong
          - Kim Hyun Joon





Nama ku Song Eun Seok.
Aku kuliah di "Paradise University".

Song Eun Seok prov...
Pagi ini aku sedang bergegas untuk menuju ke kampus.
Setelah sampai di kampus,aku segera menuju ke kelas ku.
Tiba-tiba ada 4 orang namja yang menghalangi jalan ku.
Mereka adalah senior2 ku.

"Hey!Kenapa kalian menghalangi jalan ku?" ucap ku.
"Pagi Eun Seok" ucap oppa Kim Bum.
Kim Bum adalah senior ku,dia namja yang cool,ganteng,dan juga baik.
"Hey... Kami ini adalah senior mu,jadi kau harus menghormati kami!" ucap oppa Lee Min Ho.
"Jika kau ingin dihormati oleh orang lain,kau harus menghormati diri mu terlebih dahulu!" ucap ku.

Lee Min Ho adalah senior ku,dia namja yang cool,ganteng,dingin,namun sombong.Dan kampus ini adalah milik orang tuanya.
"Lee Min Ho-ahh,sudahlah kau jangan marah2 padanya" ucap oppa Kim Joon.
Kim Hyun Joon adalah senior ku,dia namja yg ganteng,cool,terlihat dingin namun dia namja yg baik.
"Eun Seok,kau mau ke kelas ya?" ucap oppa Kim Hyun Joong.
Kim Hyun Joong adalah senior ku,dia namja yg ganteng,cool,baik,dia bagaikan malaikat.

"Ne" ucap ku.
"Aku ingin ke kelas,jadi tolong jangan halangi ku jalan ku" ucap ku.
Lee Min Ho oppa hanya diam dengan wajah dinginnya.
"Hey,kau bisa mendengar ku kan?" ucap ku.
"Kau boleh lewat tapi kau harus memanggil ku Oppa!" ucap oppa Lee Min Ho.
"Tidak akan!" ucap ku.
"Tidak apa-apa jika kau tidak mau,tapi kau tidak boleh lewat" ucap oppa Lee Min Ho.
"Lee Min Ho-ahh,tolong biarkan dia lewat" ucap oppa Kim Bum.
"Kim Bum-ahh,kenapa kau membelanya?" ucap oppa Lee Min Ho.

"Mianhae,aku hanya membela yang benar" ucap oppa Kim Bum.
"Sudahlah,kalian hanya membuang waktu saja" ucap ku segera pergi.
Aku pun mengikuti pelajaran sampai jam istirahat.

Song Eun Seok prov...
Aku akan menjahili namja sombong itu.
Lalu aku segera menuju parkiran kampus untuk mencoret-coret mobilnya oppa Lee Min Ho.
"Hehm,ini dia mobil namja sombong itu" ucap ku.
Dan aku segera mencoret2 mobilnya oppa Lee Min Ho.
"Rasakan ini namja sombong!" ucap ku.
Setelah selesai aku segera pergi.

Saat menuju kelas aku bertemu dengan oppa Kim Joon.
"Kau dari mana?" ucap oppa Kim Joon.
"Ini bukan urusan mu!" ucap ku.

Waktu pulang pun tiba...

Aku sudah berdiri di parkiran kampus.
Oppa Lee Min Ho & tiga temannya pun datang.
"Hah?Siapa yg mencoret-coret mobil ku?" ucap oppa Lee Min Ho kaget.
Aku berpura-pura tidak tahu,dan segera memasuki mobil ku.
"Pasti yeoja menyebalkan itu yang melakukan ini" ucap oppa Lee Min Ho.
Oppa Lee Min Ho pun menghampiri ku.

"Hey!Pasti kau yang mencoret-coret mobil ku?" ucap oppa Lee Min Ho.
"Apa buktinya?" ucap ku.
"Tidak ada!Tapi dikampus ini hanya kau yeoja yang jahil" ucap oppa Lee Min Ho.
"Tapi bukan aku!" ucap ku.
"Kalau bukan kau,lalu siapa?" ucap oppa Lee Min Ho.
"Mana ku tahu!" ucap ku.
"Sekarang kau bersihkan mobil ku!" ucap oppa Lee Min Ho.

"Aku tidak mau!Lebih baik aku pulang" ucap ku segera melajukan mobil ku dan meninggalkan kampus.
"Dasar yeoja yang menyebalkan!!" ucap oppa Lee Min Ho.
"Lee Min Ho-ahh,yeoja itu lucu sekali ya" ucap oppa Kim Bum.
"Iya,dia itu yeoja yang polos dan lucu" ucap oppa Km Hyun Joong.
"Hah lucu?Apanya yang lucu?Dia itu yeoja yg sangat menyebalkan" ucap oppa Lee Min Ho.

Song Eun Seok prov...
"Aku akan terus menjahili namja sombong itu" ucap ku dengan senyum evil.

Setiap hari aku selalu menjahili oppa Lee Min Ho.
"Kenapa yeoja itu selalu menjahili ku?" ucap oppa Lee Min Ho.
"Mungkin dia suka pada mu" ucap oppa Kim Joon sambil tertawa.
"Kim Joon-ahh,kau jangan asal berbicara" ucap oppa Lee Min Ho.

Seperti biasa aku selalu menjahili oppa Lee Min Ho.
Saat jam istirahat tiba,aku segera menuju ke kantin.
Tak lama oppa Lee Min Ho datang dan memesan minuman.
Aku segera menghampiri pelayan kantin.
"Ahjumma,boleh aku yang mengantar minuman ini untuk namja itu?" ucap ku.
"Ne boleh" ucap ibu pelayan kantin.
Dan aku memasukkan garam ke dalam minuman itu.
"Nih minumannya" ucap ku.

"Kenapa kau yang mengantar minumannya?" ucap oppa Lee Min Ho.
"Ne gwaenchana,memangnya tidak boleh?" ucap ku.
"Tidak apa-apa" ucap oppa Lee Min Ho.
"Silahkan diminum" ucap ku.
"Ne" ucap oppa Lee Min Ho,lalu dia meminum minumannya.
Aku menahan tawa.
"Aish,kenapa minumannya asin?" ucap oppa Lee Min Ho.
Aku hanya tertawa.
"Pasti kau yang memberi garam ke dalam minuman ku" ucap oppa Lee Min Ho.
"Ne,aku memang memberi garam ke dalam minuman mu" ucap ku.
"Kenapa kau selalu menjahili ku?" ucap oppa Lee Min Ho.
"Karena kau memang pantas untuk dijahili" ucap ku.
Dan aku segera pergi.

Aku mendapat tawaran untuk menjadi model sebuah majalah.
Setelah pulang sekolah aku segera menuju ke tempat pemotretan sebuah majalah.
Sesampainya di tempat pemotretan...

Aku segera bersiap-siap.
"Eun Seok,tunggu sebentar ya.Pasangan modelnya belum datang" ucap seorang crew.
"Hah?Pasangan model?" ucap ku.
"Ne" ucap crew itu.
"Ya,baiklah" ucap ku.
Tak lama oppa Lee Min Ho datang.
"Sedang apa namja itu ada disini?" ucap ku.

"Apa pasangan modelnya sudah datang?" ucap ku.
"Sudah" ucap crew itu.
"Lee Min Ho,kajja ke sini" ucap crew itu.
Oppa Lee Min Ho segera menghampiri kami.
"Sedang apa kau disini?" ucap ku.
"Aku akan menjadi model untuk sebuah majalah" ucap oppa Lee Min Ho.

"Eun Seok,Lee Min Ho lah yang akan menjadi pasangan model bersama mu" ucap crew itu.
"Kenapa harus kau yang menjadi pasangan model ku?" ucap ku.
"Kau pikir aku mau berpasangan dengan mu!" ucap oppa Lee Min Ho.
"Dasar namja yang aneh!" ucap ku.
"Kajja sekarang kalian bersiap2 ya" ucap seorang crew.

"Okey,tolong merapat lagi ya" ucap seorang fotografer.
"Sekarang kalian berpegangan tangan ne" ucap fotografer.
"Mwo?Pegangan tangan?Sama dia?" ucap ku
"Ne" ucap fotografer.
"Kau ini cerewet sekali" ucap oppa Lee Min Ho segera meraih tangan ku.
"Diam kau!" ucap ku.
Kami pun saling berpegangan tangan.
"Nah,sekarang kalian saling bertatapan ya" ucap fotografer.
Saat menatap matanya oppa Lee Min Ho,aku merasakan ada sesuatu.
"Kita break dulu,nanti dilanjut lagi" ucap fotografer.

Aku segera keluar dan duduk dibangku halaman.
Tiba-tiba oppa Lee Min Ho datang menghampiri ku.
"Boleh aku duduk disebelah mu?" ucap oppa Lee Min Ho.
"Ne" ucap ku jutek.
"Nih,minuman untuk mu" ucap oppa Lee Min Ho sambil memberi ku sekaleng minuman.
"Tidak!Pasti kau ingin balas dendam dengan ku?" ucap ku.
"Anio" ucap oppa Lee Min Ho.
"Sudahlah kau jangan berpura-pura baik kepada ku" ucap ku.
"Maksud mu apa?" ucap oppa Lee Min Ho.
"Kau sangat membenci ku kan?Dan kau ingin balas dendam dengan ku!" ucap ku.
"Aku tak pernah membenci mu dan aku tak kan pernah mempunyai keinginan untuk balas dendam pada mu" ucap oppa Lee Min Ho.

"Jinjja?" ucap ku.
"Ne" ucap oppa Lee Min Ho.
"Waeyo?Dan apa alasannya?" ucap ku.
"Karena aku sayang pada mu" ucap oppa Lee Min Ho.
"Mwo?Kau sayang pada ku?" ucap ku bingung.
"Hehm..." ucap oppa Lee Min Ho sambil menggaruk tengkuknya yang sama sekali tidak gatal.
"Ne... Ne aku sayang pada mu sebagai junior ku" ucap oppa Lee Min Ho.
"Nih,minuman untuk mu pasti kau haus kan?" ucap oppa Lee Min Ho.
"Ne khamsahamnida" ucap ku.
Aku pun meminum minuman itu.
"Eun Seok,Lee Min Ho kajja kita lanjutkan sesi pemotretannya" ucap seorang crew.

Kami melanjutkan sesi pemotretannya.
Tidak seperti tadi kami saling cuek-cuekkan,sekarang kami saling tersenyum satu sama lain.
Sesi pemotreran pun selesai.
"Apa kau mau pulang bersama dengan ku?" ucap oppa Lee Min Ho.
"Tidak usah,aku pulang sendiri saja" ucap ku.
"Sudahlah,kajja masuk ke mobil ku" ucap oppa Lee Min Ho.
"Ne baiklah" ucap ku segera masuk kedalam mobilnya oppa Lee Min Ho.
Dan kami segera pergi meninggalkan tempat pemotretan.

"Kenapa kau diam saja?" ucap oppa Lee Min Ho.
"Hehm,aku merasa bersalah karena aku selalu menjahili mu" ucap ku.
"Oh tidak apa2,aku tidak marah pada mu" ucap oppa Lee Min Ho sambil tersenyum.
"Senyumannya manis sekali" ucap ku dalam hati.
"Kau pasti sangat kesal pada ku" ucap ku.
"Anio,aku tidak pernah kesal sedikit pun pada mu" ucap oppa Lee Min Ho.
"Hah?Jinjja?Kau pasti berbohong kan?" ucap ku.
"Aku tidak berbohong" ucap oppa Lee Min Ho.
"Khamsahamnida,tapi kenapa ku tidak pernah kesal pada ku?" ucap ku.
"Nanti kau juga akan mengerti" ucap oppa Lee Min Ho.

Tak lama kami pun sampai dirumah ku.
"Khamsahamnida ne,kau sudah mengantar ku pulang" ucap ku.
"Ne Eun Seok-ahh" ucap oppa Lee Min Ho sambil tersenyum.
"Apa kau mau masuk dulu ke dalam rumah ku?" ucap ku.
"Tidak,ini sudah sore.Aku harus segera pulang" ucap oppa Lee Min Ho.
"Ne" ucap ku.
"Ya sudah,aku pulang dulu ya" ucap oppa Lee Min Ho.
"Ne,hati-hati ya" ucap ku.
"Ne" ucap oppa Lee Min Ho.

Song Eun Seok prov...
"Kenapa namja itu jadi baik seperti itu?" ucap ku.

Lee Min Ho prov...
"Ternyata Eun Seok asyik juga ya,dibalik kejahilannya tersimpan sosok dirinya yang cantik,manis,.Tapi kenapa dia selalu menjahili ku ya?" ucap oppa Lee Min Ho.

Pagi ini oppa Lee Min Ho mengajak ku untuk berangkat ke kampus bersama.
"Pagi" ucap oppa Lee Min Ho.
Aku hanya tersenyum.
"Kajja masuk ke dlm mobil ku" ucap oppa Lee Min Ho.
"Tapi oppa..." ucap ku.
"Tapi apa?Sudah kajja masuk ke dalam mobil ku,nanti kita bisa telat" ucap oppa Lee Min Ho.
"Ne oppa" ucap ku.
Aku segera masuk ke dalam mobilnya oppa Lee Min Ho.
Dan kami segera menuju ke kampus.

"Eun Seok,kau cantik sekali pagi ini" ucap oppa Lee Min Ho.
"Aish,kau bisa saja oppa" ucap ku malu.
Oppa Lee Min Ho hanya tersenyum.
"Oh ya,kenapa kau memanggil ku Oppa?" ucap oppa Lee Min Ho.
"Kau kan lebih tua dari ku,dan kau jg senior mu jadi aku harus memanggil mu Oppa" ucap ku.
Dan oppa Lee Min Ho hanya tersenyum.
"Oppa" ucap ku.
"Ne,Eun Seok-ahh waeyo?" ucap oppa Lee Min Ho.
"Aku benar2 minta maaf karena aku selalu menjahili mu" ucap ku.
"Kau tidak perlu meminta maaf,karena aku selalu memaafkan semua kejahilan mu pada ku" ucap oppa Lee Min Ho.

"Khamsahamnida ne oppa" ucap ku.
"Ne cheonmanayo" ucap oppa Lee Min Ho.
Tak lama kami pun sampai di kampus.
Aku mengikuti pelajaran sampai jam istirahat tba.

Song Eun Seok prov...
"Mana ya Lee Min Ho oppa" ucap ku sambil celingak celinguk.
"Itu dia Lee Min Ho oppa" ucap ku.

Oppa Lee Min Ho sedang mengobrol dengan 3 temannya.
Dan oppa Lee Min Ho segera menghampiri ku.
"Eun Seok-ahh,sedang apa kau disini?" ucap oppa Lee Min Ho.
"An... Anio oppa" ucap ku sambil gugup.
"Kajja ikut aku,kita mengobrol bersama" ucap oppa Lee Min Ho sambil menarik tangan ku.

Kami segera menghampiri teman2nya oppa Lee Min Ho.
"Hah?Lee Min Ho-ahh,bukannya kalian berdua bermusuhan ya?" ucap oppa Lee Min Ho.
"Ne,itu dulu kan" ucap oppa Lee Min Ho.
"Lalu sekarang kalian berpacaran?" ucap oppa Kim Joon.
"Ne,sekarang Eun Seok adalah pacar ku" ucap oppa Lee Min Ho.
"Jinjja?" ucap oppa Kim Hyun Joong.
"Ne,Iya kan Eun Seok-ahh?" ucap oppa Lee Min Ho.
"Ne oppadeul" ucap ku.
"Lee Min Ho-ahh,aku jadi envy pada mu" ucap oppa Kim Bum.
"Chagi,kajja kita ke kantin" ucap oppa Lee Min Ho pada ku.
"Ne" ucap ku.

Kami pun segera ke kantin.
"Lee Min Ho oppa,waeyo oppa mengatakan kepada mereka kalau kita sudah berpacaran?" ucap ku.
"Agar mereka tidak ada yang mendekati mu" ucap oppa Lee Min Ho.
"Memangnya kenapa kalau mereka mendekati aku?" ucap ku.
"Eun Seok-ahh,kau ini polos sekali.Karena aku cinta pada mu" ucap oppa Lee Min Ho.
Aku sangat terkejut mendengar kata2 oppa Lee Min Ho.
"Mianhae oppa,aku harus segera ke kelas" ucap ku segera pergi.

Lee Min Ho prov...
"Aku tahu ini memang terlalu cepat.Eun Seok-ahh,tapi aku benar2 telah mencintai mu" ucap oppa Lee Min Ho.

Bel pulang pun berbunyi.
Oppa Lee Min Ho sudah berdiri didepan kelas ku.
"Lee Min Ho oppa" ucap ku.
"Eun Seok-ahh,kajja ikut aku" ucap oppa Lee Min Ho sambil menarik tangan ku.
"Kita mau kemana oppa?" ucap ku.
"Sudahlah,kau jangan cerewet" ucap oppa Lee Min Ho.

Song Eun Seok prov...
"Apa dia ingin balas dendam pada ku?" ucap ku dalam hati.

Ternyata oppa Lee Min Ho mengajak ku ke taman.
Lalu oppa Lee Min Ho mengikat tangan ku dengan tali.
"Sekarang kau sudah tidak bisa kemana-mana" ucap oppa Lee Min Ho.
"Kenapa kau diam saja?" ucap oppa Lee Min Ho
"Oppa,ku mohon kau jangan balas dendam pada ku" ucap ku.
"Eun Seok-ahh sssttt... Siapa yang ingin balas dendam?" ucap oppa Lee Min Ho.
"Lalu kenapa oppa mengikat ku seperti ini?" ucap ku.
Oppa Lee Min Ho hanya terdiam.

"Baiklah oppa,jika kau ingin balas dendam pada ku silahkan.Aku tahu,aku selalu menjahili mu dan membuat kesal bahkan membuat mu marah" ucap ku.
"Sssttt Eun Seok-ahh..." ucap oppa Lee Min Ho sambil menutup mulut ku dengan tangannya.
"Aku membawa mu kesini,bukan ingin balas dendam dengan mu.Tapi aku ingin menyatakan perasaan ku pada mu" ucap oppa Lee Min Ho.
"Tapi kenapa oppa mengikat tangan ku seperti ini?" ucap ku.
"Mianhae,aku mengikat tangan mu agar kau lari seperti tadi dikampus" ucap oppa Lee Min Ho.
"Eun Seok-ahh,ternyata semua yang kau lakukan pada ku membuat ku jatuh cinta pada mu" ucap oppa Lee Min Ho.
Aku hanya terdiam.

"Eun Seok-ahh,apa kau mau jadi yeojachingu ku?" ucap oppa Lee Min Ho.
"Mianhae  oppa" ucap ku.
"Gwaenchana kalau kau tidak mau,aku tidak akan memaksa mu" ucap oppa Lee Min Ho.
"Mianhae oppa,ternyata aku juga cinta pada mu" ucap ku.
"Khamsahamnida Eun Seok" ucap oppa Lee Min Ho yang langsung memeluk ku.
"Oppa,tolong bukakan dulu ikatan ditangan ku ini" ucap ku.
"Ne chagi,mianhae ne" ucap oppa Lee Min Ho yang segera membukakan ikatan di tangan ku.
"Chagi,sekarang bukan Lee Min Ho VS Song Eun Seok lagi.Tapi Lee Min Ho Saranghae Song Eun Seok" ucap oppa Lee Min Ho.
"Ne oppa" ucap ku.
Lalu oppa Lee Min Ho memeluk ku dengan erat.
Dan kami hidup bahagia bersama selamanya...

THE END...



Mianhae ne,kalau ceritanya gaje atau apa lah...
Maklum aku masih penulis amatiran... Hehe
Mianhae juga ne FF "Miss You" dan FF "Not Alone" belum bisa aku next...
Mungkin nanti FF "Miss You" dan FF "Not Alone" aku post di facebook aja ne ^^

Nih Facebook aku : Nela Oktaviana
Twitter : @Nela94_EXO

Gomawo all ^^


















Selasa, 10 Desember 2013

Not Alone

Fanfiction (FF) : Not Alone
Genre : Fantasy,Romance,Conflic
Cast : - Park Jung Min of SS501
         - Song Eun Seok
         - Jang Woo Young of 2PM
         - Lee Seung Gi
Author : Nela Oktaviana





Ingat cerita ini hanya Fiction (Fiksi)!!! ^^
Dan semua yang ada dicerita ini hanya fiksi belaka... ^o^
Okay ini dia ceritanya... Keep enjoy read ya \m/













Nama ku Park Jungmin.Aku kuliah di kampus "Sungkyukwan University".
Pagi ini aku segera bergegas menuju ke kampus.Sesampainya di kampus aku segera menuju ke kelas ku.
Tiba-tiba teman ku datang dan mengagetkan ku.Dia adalah Lee Seung Gi.
"Aish,kau mengagetkan ku saja" ucap ku.
"Haha,mianhae aku hanya bercanda" ucap Lee Seung Gi sambil tertawa.
"Hehm... Kau ada angin apa jam segini udah datang?Biasanya kau kan datangnya telat" ucap ku.
"Kau hafal saja dengan kebiasaan ku" ucap Lee Seung Gi sambil tertawa.
"Ya" ucap ku sambil tertawa.
Kami terus bercanda,sampai akhirnya aku menabrak seorang yeoja yang sedang membawa beberapa tumpuk buku hingga buku-buku itu terjatuh berserakan di lantai.
"Hehm,mianhae ne aku tidak sengaja" ucap ku sambil membantu yeoja itu merapikan buku-bukunya yang terjatuh.
"Ne,tidak apa-apa" ucap yeoja itu.
Lalu yeoja itu segera pergi.
"Hey... Waeyo kau terus memperhatikannya?" ucap Lee Seung Gi.
"Gwaenchana" ucap ku.
"Apa kau suka denga dia?" ucap Lee Seung Gi.
"Tidak.Memangnya dia siapa?Aku tidak pernah melihatnya" ucap ku.
"Dia adalah Song Eun Seok,seorang yeoja yang cantik,manis.Tapi dia sosok yeoja yang pendiam dan suka menyendiri" ucap Lee Seung Gi.




Sabtu, 30 November 2013

Miss You

Judul : Miss You
Cast : - Song Eun Seok
         - Lee Jeong Min of Boyfriend
         - Shim Hyun Seong of Boyfriend
         - No Min Woo of Boyfriend
         - Jo Young Min of Boyfriend
         - Jo Kwang Min of Boyfriend
         - Dong Hyun of Boyfriend
Genre : Romance, Fantasy.
Author : Nela Oktaviana













Nama ku Song Eun Seok.
Malam ini aku sedang berjalan-jalan. Ketika aku sedang berjalan, tiba-tiba aku melihat seorang namja (cowok) yang sedang duduk.
Muka namja itu tampak pucat. Dan aku segera menghampirinya.
"Hay, apa kau baik-baik saja? ucap ku.
Namja itu hanya diam dan menatap ku.
"Bisa kau dengar aku? Kau baik-baik saja kan?" ucap ku.
namun namja itu tetap diam dan menatap ku.
"Kenapa namja ini hanya diam dan menatap ku seperti itu?" ucap ku.
Aku melihat punggung namja itu terluka.
"Lebih baik kau ikut aku, aku akan mengobati luka dipunggung mu itu" ucap ku.
Namja itu segera berdiri, dan aku mengajak namja itu ke rumah ku.

Sesampainya dirumah ku, aku segera mengobati luka dipunggung namja itu.
"Kau sabar ya, ini memang akan sedikit sakit" ucap ku.
Tapi lagi-lagi namja hanya diam.
"Aww!Sakit sekali!!!" ucap namja itu.
"Sudah ku bilang, ini memang akan sedkit sakit" ucap ku.
"Nah, sekarang sudah selesai. Lebih baik sekarang kau istirahat" ucap ku.
Aku beranjak pergi, namun namja itu menarik tangan ku.
"Hey... Tunggu!!" ucap namja itu.
"Ada apa?" ucap ku.
"Khamsahamnida ne" ucap namja itu.
"Ya" ucap ku.
"Nama ku Lee Jeongmin, nama mu siapa?" ucap namja itu.
"Nama ku Song Eun Seok" ucap ku.
"Sekali lagi terima kasih ya" ucap namja itu.
"Ne, kenapa punggung mu bisa terluka?" ucap ku.
"Karena sayap ku patah" ucap namja itu.
"Kau pasti sedang bercanda kan?" ucap ku
"Aku sedang tidak bercanda! Sebenarnya aku adalah seorang malaikat" ucap namja itu.
"Tidak mungkin kau adalah seorang malaikat!" ucap ku.
"Tapi aku memang benar-benar seorang malaikat!" ucap namja itu.


Lee Jeongmin adalah seorang malaikat.
"Ya sudah lebih baik kau istirahat agar luka mu cepat sembuh" ucap ku.
Oppa Jeongmin hanya tersenyum, lalu aku segera pergi.
Entah kenapa mnalam ini aku tak ingin tidur.
Tiba-tiba oppa Jeongmin datang dan duduk disamping ku.
"Kenapa kau belum tidur?" ucap oppa Jeongmin.
"Aku belum mengantuk. Kau sendiri kenapa belum tidur?" ucap ku.
"Aku tidak bisa tidur" ucap oppa Jeongmin.
"Kenapa? Apa karena kau tidak terbiasa?" ucap ku.
"Tidak juga" ucap oppa Jeongmin.
'Lebih baik kau istirahat saja" ucap ku.
"Aku tidak mau! Apa kau tinggal sendiri?" ucap oppa Jeongmin.
"Ya begitulah. Sebenarnya aku tinggal bersama kedua kakak ku"  ucap ku.
"Lalu sekarang mereka kemana?" ucap oppa Jeongmin.
"Mereka tinggal dan kuliah di Amerika, saat liburan mereka datang dan menginap disini" ucap ku.
"Yeoja ini cantik sekali, aegyo, dan dia juga baik" ucap oppa Jeongmin dalam hati.
"Hey...Kenap kau diam!" ucap ku.
"Tidak apa-apa" ucap namja itu.
"Lebih baik kau istirahat, ini kau sudah malam" ucap oppa Jeongmin.
"Kenapa kau menyuruh ku?" ucap ku.
"Kau kan juga butuh istirahat" ucap oppa Jeongmin.
"Sudahlah, kau jangan memaksa ku!" ucap ku.
"Bagaimana kalau kita sama-sama tidur?" ucap oppa Jeongmin.
"Maksud kau apa? Aku tidak seperti yang kau pikirkan!!" ucap ku.
"Kau jangan salah paham dulu. Maksud ku, kau tidur dikamar mu dan aku tidur dikamar ku" ucap oppa Jeongmin.
"Aku belum mengantuk! Sudahlah kau jangan memaksa ku" ucap ku.
"Kau ini keras kepala sekali" ucap oppa Jeongmin.
"Apa kau bilang? Aku keras kepala!" ucap ku
"Ya, kau adalah wanita yang sangat keras kepala yang pernah ku temui!"
"Kau juga sangat cerewet!" ucap ku.
Oppa jeongmin hanya terdiam.


"Ah sudahlah, lebih baik sekarang kau pergi dari kamar ku karena aku ingin tidur" ucap ku.
"Baiklah, selamat malam" ucap oppa Jeongmin.
"Namja yang aneh!" ucap ku.
Esoknya aku sudah rapi, dan aku segera menuju ke ruang makan.
Aku begitu terkejut melihat sudah ada sarapan di meja makan.
"Hey, ternyata kau sudah bangun" ucap oppa Jeongmin.
"Siapa yang memasak semua ini?" ucap ku.
"Aku memasaknya" ucap oppa jeongmin.
"Apa kau yang memasak semua ini?" ucap ku.
"Iya, sudahlah ayo kita sarapan" ucap oppa Jeongmin.
"Tapi... " ucap ku.
"Tapi apa? Kau takut masakan ku tidak enak?" ucap oppa Jeongmin.
"Bukan itu maksud ku" ucap ku.
"Lalu apa?" ucap oppa jeongmin.
"Hehm... Sudahlah" ucap ku.
Kami pun segera makan.

"Mulai hari ini aku akan membantu mu" ucap oppa Jeongmin.
"Tidak usah aku bisa menyelesaikan semuanya sendiri" ucap ku.
"Sudahlah, kau jangan keras kepala" ucap oppa Jeongmin.
"Hehm, terserah kau saja" ucap ku.
Dia benar-benar membantu ku untuk menyelesaikan semuanya.
"Lebih baik sekarang kau istirahat. Aku mau pergi untuk berbelanja" ucap ku.
"Mau ku antar?" ucap oppa Jeongmin.
"Ya, jika kau tak merasa keberatan" ucap ku.
"Ya" ucap oppa Jeongmin
Kami pun segera pergi untuk berbelanja.
"Kau ingin berbelanja apa?" ucap oppa Jeongmin.
"Aku tidak tahu" ucap ku.
"Kenapa kau tidak tahu? Tadi kan yang ingin berbelanja" ucap oppa Jeongmin.
"Tapi aku bingung ingin berbelanja apa!" ucap ku.
"Hehm... Bagaimana kalau kita main ice skatting saja?" ucap oppa Jeongmin.
"Ya, ide yang bagus" ucap ku.
Dan kami segera bermain ice skatting.


"Hey, ayo kejar aku" ucap oppa Jeongmin.
"Aku akan mengejar mu" ucap ku.
"Ternyata kau hebat juga" ucap oppa Jeongmin.
"Sekarang kau yang mengejar ku ya" ucap ku.
"Baiklah" ucap oppa Jeongmin.
Aku pun segera berlari tapi tiba-tiba aku terjatuh.
"Hey, kau tidak apa-apa?" ucap oppa Jeongmin yang segera menghampiri ku
Aku tersenyum evil. Lalu aku segera menarik kaki oppa Jeongmin, hingga dia terjatuh.
"Aww... Dasar kau ini" ucap oppa Jeongmin
Aku pun tertawa. Kami pun saling mengejar. Setelah selesai bermain ice skatting.
"Hehm, aku haus" ucap ku.
"Apa kau mau ice cream?" ucap oppa Jeongmin.
"Ne" ucap ku.


"Ya sudah kau tunggu sini, aku mau beli ice cream untuk mu" ucap oppa Jeongmin.
"Ya baiklah" ucap ku.
Tak lama oppa Jeongmi datang dengan membawa ice cream.
"Ini untuk mu" ucap oppa Jeongmin.
"Khamsahamnida" ucap ku.
"Cheonmanayo" ucap oppa Jeongmin.
Kami segera memakan ice cream nya.
Tiba-tiba oppa Jeongmin tertawa.
"Kenapa kau tertawa?" ucap ku.
"Kau ini lucu sekali" ucap oppa Jeongmin sambil tertawa.
"Apanya yang lucu? ucap ku.
"Kau makannya berantakan" ucap oppa Jeongmin.
Lalu oppa Jeongmin menghapus sisa ice cream yang ada dibibir ku dengan tangannya.
"Hehm, kau ini seperti anak kecil. Makan ice cream saja masih berantakan" ucap oppa Jeongmin.
Aku hanya terdiam.


"Aku sudah lelah dan aku ingin pulang" ucap ku.
"Ya sudah, ayo kita pulang" ucap oppa Jeongmin.
Kami pun segera pulang.
"Hari yang melelahkan" ucap ku.
"Kau istirahat saja, nanti kalau kau terlalu lelah kau bisa sakit" ucap oppa Jeongmin.
"Baiklah" ucap ku.
Malam pun tiba. Aku sedang duduk dikamar ku dan oppa Jeongmin masuk ke kamar ku.
"Ku pikir kau sudah tidur" ucap oppa Jeongmin.
"Tidak" ucap ku.
"Hehm..." ucap oppa Jeongmin.
"Ada perlu apa kau kesini?" ucap ku.
"Tidak ada, aku hanya ingin berbincang-bincang dengan mu" ucap oppa Jeongmin.
"Apa kau membenci ku?" ucap oppa Jeongmin.
"Kenapa aku harus membenci mu?" ucap ku.
"Karena aku selalu membuat mu marah dan kesal" ucap oppa Jeongmin.
"Kau tak pernah membuat ku marah dan kesal. Semenjak kau ada disini, aku jadi bahagia dan aku tidak pernah merasa kesepian" ucap ku.
"Aku juga bahagia bisa bersama dengan mu" ucap oppa Jeongmin.
Oppa Jeongmin pun memeluk ku.
"Hehm... Mianhae" ucap ku.


Lalu oppa Jeongmin melepaskan pelukannya.
"Aku minta maaf" ucap oppa Jeongmin.
"Ne, gwaenchana" ucap ku.
Aku mulai mengantuk.
"Lebih baik sekarang kau tidur" ucap oppa Jeongmin.
"Ya" ucap ku.
"Ya sudah, selamat malam" ucap oppa Jeongmin sambil tersenyum.
Aku membalas senyumannya oppa Jeongmin. Dan aku segera tidur.
Pagi pun tiba. Oppa Jeongmin pun membangunkan ku.
"Hehm, ternyata dia belum tidur" ucap oppa Jeongmin.
"Hey... Ayo bangun" ucap oppa Jeongmin.
"Ahh, aku masih mengantuk" ucap ku.
"Ayo bangun, aku ingin kau menemani ku untuk berolah raga" ucap oppa Jeongmin.
"Sudahlah, kau olah raganya sendiri saja. Aku masih ingin tidur" ucap ku.
"Tapi aku ingin kau menemani ku berolah raga" ucap oppa Jeongmin.
"Aku tidak mau!!" ucap ku.
"Hey ayolah. Cepat kau bangun" ucap oppa Jeongmin.
"Kau ini berisik sekali" ucap ku.
Lalu oppa Jeongmin menggendong ku.
"Hey! Kenapa kau menggendong ku? Cepat turunkan aku" ucap ku.
"Aku tidak akan menurunkan mu" ucap oppa Jeongmin.
Oppa Jeongmin membawa ku menuju ke kamar mandi.
"Kau harus cepat mandi, lalu kau temani ku berolah raga!" ucap oppa Jeongmin.
"Sudah ku bilang, aku tidak mau!" ucap ku.
"Ya sudah kalau kau tidak mau, aku tidak akan menurunkan mu" ucap oppa Jeongmin.
"Hah? Aku mohon turunkan aku" ucap ku.
"Anio! Kecuali kau mau menemani ku berolah raga" ucap oppa Jeongmin.
"Tidak mau!!" ucap ku.
"Ya sudah, terserah kau saja" ucap oppa Jeongmin.
"Baiklah, aku mau menemani mu berolah raga. Sekarang cepat kau turunkan aku" ucap ku.
"Ne" ucap oppa Jeongmin sambil menurunkan aku.
"Ya sudah, aku mau mandi dulu" ucap ku.
"Ya" ucap oppa Jeongmin.
"Kenapa kau masih disini!!" ucap ku.
"Ne, mianhae" ucap oppa jeongmin.
Oppa Jeongmin pun segera pergi.
Lalu aku segera mandi, setelah selesai aku segera bergegas untuk berolah raga.
"Ayo kita berolah raga" ucap oppa Jeongmin.

"Kenapa kau selalu memaksa ku?" ucap ku.
"Hey!Olah raga itu menyehatkan" ucap oppa Jeongmin.
"Aku sudah tau" ucap ku.
"Ya sudah,ayo kita berolah raga" ucap oppa Jeongmin sambil menarik tangan ku.
Dan kita segera berolah raga.

"Larinya yang semangat!!" ucap oppa Jeongmin.
"Larinya pelan-pelan saja ya.Aku lelah" ucap ku.
"Hehm,baru segini saja sudah lelah" ucap oppa Jeongmin.
"Kau ini menyebalkan sekali!!" ucap ku.
"Ya sudah,aku akan menggendong mu agar kau tak lelah" ucap oppa Jeongmin.
Oppa Jeongmin pun menggendong ku.
"Kalau seperti ini,kau tak akan lelah" ucap oppa Jeongmin.
"Hey!Kenapa kau menggendong ku?" ucap ku.
"Sudahlah kau diam saja,tidak usah cerewet" ucap oppa Jeongmin.
"Wah,kalian mesra sekali.Pasti kalian pengantin baru ya?" ucap seseorang.
"Ya begitulah" ucap oppa Jeongmin.
Aku sangat terkejut mendengarnya.
"Kau ini bicara apa?" ucap ku.
"Dasar kau ini selalu saja cerewet" ucap oppa Jeongmin.
"Cepat kau turunkan aku" ucap ku.
"Aku tidak mau" ucap oppa Jeongmin.
"Hey,cepat kau turunkan aku.Aku malu dilihat banyak orang" ucap ku.
"Baiklah jika itu mau mu" ucap oppa Jeongmin.
Dan oppa Jeongmin segera menurunkan ku.
Tiba-tiba aku merasa lapar.
"Aww,aku lapar" ucap ku.
"Kau lapar?" ucap oppa Jeongmin.
"Ne" ucap ku.

"Ya sudah,kau tunggu sini ya.Aku akan membelikan makanan untuk mu" ucap oppa Jeongmin.
Lalu oppa Jeongmin pergi untuk membelikan makanan.
Tak lama oppa Jeongmin datang dengan membawa makanan.
"Ini untuk mu" ucap oppa Jeongmin sambil meberi ku makanan.
"Khamsahamnida" ucap ku.
Kami pun segera makan.Setelah selesai...
"Kenapa kau terus memperhatikan ku?" ucap ku.
"Haha,kau ini lucu sekali.Lagi-lagi kau makannya berantakkan" ucap oppa Jeongmin sambil menghapus sisa makanan yang ada dibibir ku dengan tangannya.
Aku hanya terdiam dan menatap oppa Jeongmin.
"Ternyata dia ganteng juga,dan dia juga baik" ucap ku dalam hati.
"Hey!Kenapa kau memperhatiakn ku seperti itu?" ucap oppa Jeongmin.
"Ahh,tidak apa-apa" ucap ku.
"Lebih baik,sekarang kita pulang saja" ucap oppa Jeongmin.
"Ya kajja" ucap ku.








Ceritanya belum selesai ya a.k.a belum THE END... ^^ tar aku lanjut lagi nulisnya... Please wait ya ^o^















 
     

Intro

Hallo semua!!!!!!!!!!!! *tebar recehan* :D hahaha
Aku buat blog ini khusus untuk para pencinta FANFICTION lho... ^^
Jadi buat kamu kamu yg suka baca FF a.k.a FANFICTION ,blog ini cocok banget buat kamu ^6^
Di blog ini aku akan share karya Fanfiction2 aku... Tapi maaf ya kalau ff nya gak bagus,gaje,atau apalah. Maklum aku masih penulis amatiran... Hehe
Kamu juga boleh coment tentang ff aku, tapi no bash ya maksudnya coment nya yg sopan, jangan sampai menyakitkan hati!! *aikh* hehe
Di blog ini ada ff yang bermacam2 Genre nya... ^o^
Aish, aku bingung mau ngomong apa lagi -_-" hoho
Mungkin segitu aja kali ya intro dari aku...
Okay, keep enjoy read ya... Gomawo all ^^










Follow me on twitter twitter.com/nela3424 :)
Facebook : Nela Mrbee Suju